Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Bupati Aceh Selatan Akui Berangkat Umrah Tanpa Izin Mendagri

Shoppe Mall

ACEH – Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, akhirnya buka suara mengenai polemik keberangkatannya ke Tanah Suci di tengah bencana banjir yang melanda daerahnya. Ia mengakui bahwa keberangkatannya dilakukan tanpa mengantongi izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) maupun Gubernur Aceh, dan menyebut adanya miskomunikasi akibat gangguan listrik serta jaringan telekomunikasi di wilayahnya.

Kepastian itu disampaikan setelah Mendagri Tito Karnavian menelepon langsung Mirwan yang sedang menjalankan ibadah umrah. Percakapan itu berlangsung untuk meminta klarifikasi terkait perjalanannya saat banjir besar melanda Aceh, termasuk Aceh Selatan.

Shoppe Mall

Dihubungi Mendagri, Mirwan Akui Berangkat Tanpa Izin

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Benni Irwan, mengungkapkan bahwa Mirwan mengakui tidak mengantongi izin resmi dari Mendagri maupun Gubernur Aceh. Pengakuan itu ia sampaikan secara langsung saat dihubungi Tito Karnavian.

“Kemendagri sudah mengirim tim Inspektorat Jenderal ke Aceh. Pemeriksaan akan dilakukan setelah yang bersangkutan pulang,” ujar Benni, Sabtu (6/12/2025).

Baca Juga : Pemerintah percepat penanganan banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sementara itu, Mirwan menyampaikan bahwa ia akan kembali ke Indonesia pada Minggu (7/12/2025).


Gubernur Aceh Sebut Sudah Melarang Mirwan Berangkat

Viral Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Umrah Bersama Istri Saat Warganya Berduka Tertimpa Bencana Bikin Publik Murka, Begini Respons Gubernur Mualem - Independen Media - Halaman 2

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, turut membenarkan bahwa ia tidak pernah menandatangani izin perjalanan luar negeri Mirwan. Bahkan, ia mengaku sudah melarang Mirwan untuk berangkat umrah di tengah bencana.

“Tidak saya teken surat izinnya. Sudah diimbau agar jangan pergi dulu, tapi dia tetap pergi,” ujar Mualem, dikutip dari Serambinews.com.


Mirwan Beri Klarifikasi: Ada Miskomunikasi karena Listrik Padam

Di tengah kritik yang meluas, Mirwan memberikan penjelasan. Ia menyebut keberangkatannya ke Makkah terjadi karena adanya miskomunikasi terkait izin perjalanan luar negeri.

Menurutnya, gangguan listrik dan jaringan telekomunikasi di Aceh Selatan menghambat komunikasi sehingga informasi penolakan izin baru ia ketahui setelah sampai di Tanah Suci.

“Surat dari Gubernur Aceh saya ketahui setelah berada di Tanah Suci. Informasi dari daerah terlambat diterima karena jaringan dan listrik padam,” kata Mirwan.

Mirwan juga menegaskan bahwa ia sudah mengunjungi warga terdampak banjir sebelum berangkat. Ia mengklaim telah memastikan OPD bekerja dan situasi sudah terkendali sehingga ia dapat melaksanakan nazar umrah yang sudah lama direncanakan.

Baca Juga :  80 Persen Destinasi Wisata di Aceh Terdampak Bencana


Plt Sekda Aceh Selatan Bantah Mirwan Meninggalkan Warga

Plt Sekretaris Daerah Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, juga memberikan pembelaan. Ia menyebut narasi bahwa Mirwan meninggalkan warga adalah tidak tepat.

Menurut Diva, bupati telah meninjau sejumlah lokasi terdampak, termasuk Trumon Raya dan Bakongan Raya. Mirwan juga disebut turun langsung mengantar bantuan logistik ke titik pengungsian.

“Bupati dan istri sebelum berangkat sudah beberapa kali mengunjungi lokasi terdampak. Bahkan turut menyalurkan bantuan logistik,” kata Diva.

Ia menegaskan bahwa Mirwan telah memerintahkan seluruh SKPK untuk bergerak cepat menangani situasi banjir.


Menuai Kritik Publik

Mirwan menjadi sorotan publik setelah fotonya berangkat umrah bersama istri beredar di media sosial. Kritik menguat karena keberangkatannya dilakukan hanya beberapa hari setelah ia menandatangani surat ketidaksanggupan menangani banjir tanpa dukungan pemerintah provinsi maupun pusat.

Surat tersebut ditandatangani pada Kamis (27/11/2025). Sementara Mirwan berangkat umrah bersama keluarga pada Selasa (2/12/2025).

Keberangkatannya itu dinilai tidak etis oleh sebagian masyarakat karena dilakukan di tengah bencana besar yang masih membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

Shoppe Mall

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *