Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Pemerintah Tegaskan Trayek Simeulue Tetap Berjalan

Shoppe Mall

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh kembali meluruskan wacana penambahan jadwal pelayaran Kapal Aceh Hebat 1 untuk melayani rute internasional Krueng Geukueh, Aceh Utara – Penang, Malaysia. Pemerintah memastikan bahwa trayek reguler Calang–Simeulue tetap beroperasi seperti biasa dan tidak akan dialihkan.

Selama ini, Kapal Aceh Hebat 1 berfungsi sebagai moda transportasi laut utama bagi masyarakat Simeulue, terutama untuk mobilitas warga dan distribusi kebutuhan pokok.

Shoppe Mall

Bagian dari Visi Gubernur Aceh: Perkuat Konektivitas Internasional

Penambahan rute ini merupakan program prioritas Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), dalam upaya memperkuat konektivitas internasional dan membuka jalur ekonomi baru antara Aceh dan Malaysia. Pemerintah menilai jalur laut ke Penang memiliki potensi besar untuk mendorong arus barang, kunjungan wisata, dan kerja sama bisnis lintas negara.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menjelaskan bahwa pemerintah awalnya merencanakan pengadaan kapal khusus untuk rute internasional. Namun kondisi fiskal yang terbatas membuat opsi tersebut belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Baca Juga : Pemerintah Aceh Sediakan Subsidi Mahar

Penambahan Jadwal, Bukan Alih Trayek

Menurut MTA, langkah paling realistis saat ini adalah menambah jadwal pelayaran Kapal Aceh Hebat 1 tanpa mengganggu rute utama Calang–Simeulue.

“Bukan mengalihkan total rute. Operasional Aceh Hebat 1 tetap berjalan seperti biasa. Penambahan jadwal dilakukan untuk rute Krueng Geukueh–Penang,” tegas MTA kepada Serambi, Selasa (18/11/2025).

Ia memastikan bahwa masyarakat Simeulue tetap mendapatkan layanan transportasi laut yang selama ini menjadi kebutuhan vital.

ASDP Lakukan Pengecekan Teknis ke Penang

Pemerintah Aceh Targetkan Jadwal Operasi Kapal Aceh–Penang Dimulai Januari 2026

Untuk merealisasikan rute baru tersebut, tim dari ASDP saat ini sedang berada di Penang untuk melakukan peninjauan teknis. Pemeriksaan meliputi:

  • kesiapan fasilitas pelabuhan Penang,

  • standar keselamatan dan sandar kapal,

  • kecocokan spesifikasi Kapal Aceh Hebat 1,

  • serta potensi skema operasional alternatif.

“Jajaran terkait sedang bekerja untuk memastikan arahan Gubernur terpenuhi. Program ini berpotensi besar memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat dan dunia usaha,” tambah MTA.

Ia menegaskan bahwa setiap perkembangan akan dilaporkan langsung kepada Gubernur, dan pemerintah akan menyampaikan informasi resmi jika ada keputusan baru.

Penolakan dari Anggota DPRA: Khawatir Rugikan Masyarakat Simeulue

Wacana penambahan rute ini mendapat penolakan dari Anggota Komisi I DPRA, Ir Iskandar, yang meminta Pemerintah Aceh membatalkan rencana penggunaan Kapal Aceh Hebat 1 sebagai moda pelayaran internasional.

Baca Juga : Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Gayo Lues, Aceh, Senin Pagi

Iskandar menilai kebijakan tersebut dapat menimbulkan keresahan masyarakat, khususnya warga Simeulue yang sangat bergantung pada keberadaan kapal tersebut.

“Selama ini Kapal Aceh Hebat 1 merupakan satu-satunya kapal besar yang melayani Simeulue. Bahkan dengan dua kali perjalanan seminggu saja, kendaraan masih harus mengantre panjang,” ujar politisi asal Simeulue itu.

Ia menegaskan bahwa kapal tersebut memiliki peran penting untuk mengangkut kebutuhan pokok. Karena itu, menurutnya, tidak layak jika kapal tersebut dialihkan atau dikurangi jadwalnya untuk melayani rute antarnegara.

Pemerintah Pastikan Layanan Simeulue Dipertahankan

Menjawab kekhawatiran tersebut, Pemerintah Aceh kembali menegaskan bahwa tidak ada pengurangan maupun penghentian trayek Calang–Simeulue. Rute internasional hanya akan ditambahkan sebagai opsi layanan baru tanpa mengganggu trayek yang sudah ada.

Shoppe Mall

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *